SMA Negeri 1 Jemaja Jadi Lokasi UTBK SNBT 2026, Peserta Anambas Tak Perlu Keluar Daerah

SMA Negeri 1 Jemaja telah mencatatkan sejarah baru sebagai lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk tahun 2026. Keputusan ini memberikan keuntungan besar bagi peserta ujian asal Anambas, karena mereka tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke luar daerah untuk mengikuti tes tersebut, yang biasanya diadakan di Batam atau Tanjungpinang. Dengan adanya UTBK di sini, diharapkan dapat meringankan beban biaya dan mempermudah akses pendidikan bagi para siswa.
Pelaksanaan UTBK SNBT di SMA Negeri 1 Jemaja
Pelaksanaan UTBK SNBT di SMA Negeri 1 Jemaja berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 21 dan 22 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di bawah pengawasan Pusat UTBK Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), yang memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Peserta Ujian dari Berbagai Wilayah
Tercatat sebanyak 71 peserta terdaftar untuk mengikuti ujian ini. Peserta tidak hanya berasal dari Kepulauan Anambas, seperti Siantan dan Palmatak, tetapi juga dari luar daerah, termasuk Kota Batam. Keberagaman peserta ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMA Negeri 1 Jemaja, Bapak Supriyanto, S.Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah UTBK SNBT. Dalam keterangannya, ia menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SMA Negeri 1 Jemaja sebagai tempat penyelenggaraan UTBK SNBT.”
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini sangat membantu orang tua siswa, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk perjalanan ke lokasi ujian yang jauh. “Kegiatan ini sangat membantu dalam meringankan beban orang tua, karena peserta tidak perlu lagi mengikuti ujian ke Batam maupun Tanjungpinang,” tuturnya.
Partisipasi Siswa SMA Negeri 1 Jemaja
Lebih lanjut, Bapak Supriyanto menjelaskan bahwa sebagian besar peserta UTBK adalah siswa dari SMA Negeri 1 Jemaja sendiri. “Dari SMA Negeri 1 Jemaja, terdapat sekitar 40-an siswa yang mengikuti ujian. Selain itu, ada juga peserta dari Palmatak dan Siantan, serta beberapa yang datang dari luar daerah, termasuk Batam,” jelasnya.
Tingkat Kehadiran Peserta
Namun, tidak semua peserta dapat hadir pada hari ujian. Dari total 71 peserta yang terdaftar, hanya 68 siswa yang mengikuti ujian, sementara 3 siswa lainnya tidak dapat hadir. Hingga saat ini, alasan ketidakhadiran tersebut belum diketahui.
Pemantauan Pelaksanaan Ujian
Pemerintah setempat juga memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan UTBK SNBT ini. Camat Jemaja, Mudahir, melakukan pemantauan langsung di lokasi ujian untuk memastikan bahwa segala proses berjalan dengan tertib dan lancar. Ia menekankan bahwa ini adalah kali pertama pelaksanaan UTBK SNBT di wilayah Kecamatan Jemaja.
Dalam keterangannya, Mudahir menyatakan, “Kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di SMA Kecamatan Jemaja. Kami berharap pada tahun-tahun mendatang, SMA Negeri 1 Jemaja tetap menjadi tuan rumah penyelenggara SNBT.”
Manfaat bagi Siswa dan Orang Tua
Keberadaan UTBK di SMA Negeri 1 Jemaja memberikan dampak positif bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri. “Dengan demikian, anak-anak yang ingin melanjutkan studi tidak perlu lagi keluar daerah untuk mengikuti tes. Cukup dilaksanakan di sini sehingga dapat meringankan beban biaya orang tua,” tambah Mudahir.
Pentingnya Ketersediaan Listrik
Pelaksanaan ujian ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sehingga ketersediaan listrik menjadi faktor yang sangat penting untuk mendukung kelancaran kegiatan. Mudahir menjelaskan, “Ujian ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Selasa dan Rabu, serta berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.”
Ia menekankan pentingnya ketersediaan aliran listrik selama pelaksanaan ujian. “Aliran listrik menjadi sangat penting. Selain itu, peserta tidak hanya berasal dari Anambas, tetapi juga dari luar daerah, seperti Batam,” lanjutnya.
Apresiasi terhadap Dukungan Pihak Terkait
Dalam kesempatan tersebut, Mudahir juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk menyukseskan kegiatan ini. “Kami dari Pemerintah Kecamatan mengucapkan terima kasih kepada PLN Letung yang turut membantu menjamin ketersediaan aliran listrik, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, ini merupakan suatu kehormatan bagi Kecamatan Jemaja. Dukungan dari semua pihak sangat membantu sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan
Pelaksanaan UTBK SNBT di SMA Negeri 1 Jemaja diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Hal ini akan memberikan kemudahan akses bagi para pelajar di Kepulauan Anambas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi negeri tanpa harus keluar daerah.
Dengan upaya ini, diharapkan semakin banyak siswa yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih cita-cita mereka. SMA Negeri 1 Jemaja tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga berperan penting dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Anambas.


